Muhammadiyah Gerakkan Infak Salat Jumat untuk Korban Gempa Flores

Muhammadiyah Gerakkan Infak Salat Jumat untuk Korban Gempa Flores

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Pimpinan Pusat Muhammadiyah menggerakkan solidaritas kemanusiaan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan mengimbau seluruh jajaran Persyarikatan menghimpun infak Salat Jumat.

Gerakan tersebut ditujukan kepada seluruh pimpinan Muhammadiyah di berbagai tingkatan, pimpinan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), serta takmir masjid di lingkungan Persyarikatan. Penghimpunan infak akan dilaksanakan pada Jumat (21/8) dan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

Sebagaimana diketahui, gempa dengan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores pada Sabtu (15/8) dan hingga kini aktivitas gempa susulan masih terjadi. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam pembaruan datanya per 19 Agustus mencatat 71 orang meninggal dunia akibat gempa tersebut.

Aktivitas seismik juga masih tinggi. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga Kamis (20/8) pukul 14.00 WIB terdapat 3.752 gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai 6,2. Bahkan pada Kamis (20/8), BMKG masih mencatat sejumlah gempa di Kabupaten Manggarai Timur. Gempa bermagnitudo 5,6 terjadi pada pukul 05.45 WIB dengan kedalaman 10 kilometer dan dinyatakan tidak berpotensi tsunami. Beberapa jam kemudian, gempa M5,4 juga terjadi di wilayah yang sama dan kembali dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat terdampak sangat memerlukan dukungan berbagai pihak, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar dan proses pemulihan pascabencana. Mengetahu kondisi tersebut, Muhammadiyah dengan cepat bergerak memberikan bantuan kemanusiaan melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di samping juga mengedarkan imbauan kepada seluruh warganya untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan melalui infak.

Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 18/EDR/I.0/H/2026 tentang Penghimpunan Infak Salat Jumat untuk Bantuan Kemanusiaan Korban Bencana Gempa Bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur. Dalam surat edaran tersebut, PP Muhammadiyah meminta proses penghimpunan hingga penyaluran infak dilakukan secara terkoordinasi melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah (LAZIS) serta Lembaga Resiliensi Bencana (LRB) pada masing-masing tingkatan.

Koordinasi tersebut menjadi bagian dari penguatan semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR), sehingga dukungan kemanusiaan dari warga Muhammadiyah dapat dihimpun secara optimal dan disalurkan secara tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain menghimpun dan menyalurkan infak, setiap pelaksana juga diminta menyusun laporan mengenai proses penghimpunan dan penyaluran dana untuk disampaikan kepada Pimpinan Muhammadiyah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Gerakan infak Salat Jumat ini menjadi bentuk solidaritas Muhammadiyah terhadap masyarakat Flores yang tengah menghadapi dampak bencana. Melalui gerakan bersama di seluruh lingkungan Persyarikatan, infak diharapkan tidak hanya menjadi ibadah personal, tetapi juga menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam masa penanganan dan pemulihan pascagempa.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow