Muhammadiyah DIY Serukan Aksi Damai, Tolak Kekerasan di Yogyakarta
YOGYA – Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (PWM DIY) mengeluarkan pernyataan resmi terkait situasi sosial-politik di Yogyakarta yang dalam beberapa hari terakhir diwarnai aksi massa. Melalui seruan moral yang diterbitkan pada Senin (1/9), Muhammadiyah DIY mengajak seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, mengedepankan perdamaian, serta menghindari kekerasan dalam menyampaikan aspirasi.
Dalam pernyataan yang ditandatangani oleh Ketua (Dr. Muhammad Ikhwan Ahada, S.Ag., M.A.), dan Sekretaris (Arif Jamali Muis, M.Pd.), PWM DIY menyampaikan rasa duka cita mendalam atas jatuhnya korban jiwa dalam aksi demonstrasi. PWM DIY juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan, serta para korban yang terluka segera pulih.
PWM DIY menegaskan bahwa aspirasi masyarakat sebaiknya disampaikan melalui cara-cara beradab, seperti dialog dan musyawarah. “Kekerasan hanya akan memecah belah persatuan bangsa. Yogyakarta harus tetap menjadi ruang yang aman, ramah, dan kondusif,” demikian salah satu poin seruan moral tersebut.
Selain itu, PWM DIY juga mengingatkan para elit politik, pejabat, dan pengambil kebijakan agar lebih sensitif dan bijaksana dalam merespons aspirasi rakyat. Mereka diimbau untuk bersikap santun, menunjukkan keteladanan, serta tidak mengeluarkan pernyataan yang berpotensi melukai hati masyarakat.
Kepada aparat keamanan, PWM DIY meminta agar pendekatan persuasif dan non-kekerasan lebih dikedepankan dibanding tindakan represif yang justru dapat memperkeruh keadaan. Di sisi lain, mahasiswa dan masyarakat yang berdemonstrasi diajak untuk menjaga ketertiban, menghindari provokasi, dan tidak terjerumus dalam tindakan anarkis.
PWM DIY juga mengajak umat Islam, khususnya warga Muhammadiyah di DI Yogyakarta, untuk aktif menjaga ketenangan, persaudaraan, dan kedamaian. Yogyakarta sebagai kota pendidikan, budaya, dan pariwisata diharapkan tetap menjadi teladan bagi bangsa Indonesia dalam menjaga nilai-nilai demokrasi yang berkeadaban.
“Penyampaian aspirasi secara damai, tertib, dan bermartabat merupakan cermin dari demokratisasi di Yogyakarta. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan perlindungan bagi masyarakat DIY,” tutup pernyataan tersebut.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow