MSS PCM Pakem Hidupkan Malam Ramadan dengan I’tikaf dan Pembinaan Al-Qur’an
SLEMAN — Suasana Ramadan terasa semakin khusyuk di Masjid Al-Abror Kaliurang saat Muhammadiyah Senior School (MSS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pakem menggelar kegiatan I’tikaf Ramadan 1447 H pada Senin–Selasa (9–10/3). Kegiatan ini menjadi momentum bagi para peserta untuk memperdalam spiritualitas sekaligus mempererat kedekatan dengan Al-Qur’an.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan registrasi peserta di Wisma Puas Kaliurang, kemudian dilanjutkan dengan shalat Ashar berjamaah dan acara pembukaan yang berlangsung di Masjid Al-Abror.
Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah Pakem, Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat PCM Pakem Ustaz Abdul Wachid, M.Pd, serta Ketua Takmir Masjid Al-Abror Kaliurang H. Farhan Harum, S.E.
Acara pembukaan berlangsung khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, yakni Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Qadr yang dibaca bersama oleh seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Ustaz Abdul Wachid menegaskan bahwa i’tikaf merupakan ibadah yang memiliki nilai spiritual tinggi, terutama ketika dilaksanakan pada sepuluh hari terakhir bulan Ramadan.
“I’tikaf bukan sekadar bermalam di masjid, tetapi kesempatan untuk memperkuat hubungan dengan Allah SWT melalui ibadah, memperdalam pemahaman Al-Qur’an, serta menumbuhkan kesadaran spiritual dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Takmir Masjid Al-Abror, H. Farhan Harum, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan i’tikaf seperti ini dapat terus menghidupkan fungsi masjid sebagai pusat pembinaan umat, khususnya bagi generasi muda Muhammadiyah.
Setelah pembukaan, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan ibadah, seperti tadarus dan tahsin Al-Qur’an, kultum menjelang berbuka, buka puasa bersama, serta shalat berjamaah.
Pada malam harinya, peserta melaksanakan shalat Isya dan Tarawih berjamaah yang diimami oleh seorang syekh asal Palestina. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi bertema “Keutamaan Sepuluh Hari Terakhir Ramadan” oleh Ustaz Mohamad Muhajir, Lc., M.A.
Memasuki hari kedua, kegiatan diawali dengan sahur bersama, dilanjutkan dengan shalat Subuh berjamaah dan kultum Subuh yang disampaikan oleh Ustadz Arif Rahman Yunar, M.Pd. Peserta kemudian mengikuti halaqah Al-Quran dan zikir pagi yang didampingi para ustadz pembimbing.
Tidak hanya berfokus pada kegiatan ibadah, rangkaian i’tikaf juga diisi dengan olahraga ringan serta penyuluhan kesehatan yang disampaikan oleh dr. Muhammad Fadhlillah mengenai pentingnya menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah puasa.
Melalui kegiatan i’tikaf ini, diharapkan para peserta tidak hanya meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan, tetapi juga menumbuhkan semangat untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup serta memperkuat semangat dakwah dalam kehidupan sehari-hari.
What's Your Reaction?
-
2
Like -
0
Dislike -
1
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow