MES DIY Dampingi Pemenuhan Layanan Dasar Wisata Ramah Muslim di Desa Wisata Widosari
KULON PROGO — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) DIY mendampingi pemenuhan layanan dasar Pariwisata Ramah Muslim di Desa Wisata Widosari, Samigaluh, Kulon Progo, Jumat (11/7).
“Program ini adalah program Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang berkolaborasi dengan departemen lain di MES DIY, yaitu Industri Halal, dan UMKM,” tutur Ghifari Yuristiadhi selaku anggota Departemen Pariwisata dan Ekonomi Kreatif MES DIY.
Layanan Dasar Pariwisata Ramah Muslim tersebut merujuk pada Pedoman Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Nomor PDM/5/HK.01.04/MK/2024 yang berfokus pada tiga hal yaitu penyediaan makanan dan minuman halal, penyediaan sarana ibadah yang bersih, dan penyediaan fasilitas sanitasi yang bersih dan memadai.
Tim MES DIY melakukan observasi tiga layanan dasar pariwisata ramah muslim di Desa Wisata Widosari. Mereka dengan mengunjungi homestay untuk meninjau dapur, kemudian fasilitas ibadah seperti masjid, musala dan tempat wudu, serta fasilitas sanitasi seperti toilet dan kamar mandi. Mereka juga mengobservasi kuliner yang disajikan baik kudapan (snack) maupun makan siang yang disajikan di homestay.
Hasil dari observasi yang dilakukan oleh MES DIY di Desa Wisata Widosari bahwa desa wisata ini sudah memenuhi dua layanan dasar pariwisata ramah muslim dengan beberapa catatan perbaikan, antara lain pemberian penanda toilet untuk laki-laki dan perempuan dan memastikan sajian makanan setelah pengolahan tertutup agar tidak terkontaminasi.
Namun untuk kriteria layanan makanan dan minuman halal masih menunggu proses sertifikasi halal untuk kudapan dan menu makan yang disajikan oleh desa wisata ini kepada wisatawan.
Jika pengelola Desa Wisata Widosari sudah memenuhi ketiganya, MES DIY akan memberikan piagam dan plakat rekomendasi destinasi wisata ramah muslim. “Kami berharap branding Destinasi Wisata Ramah Muslim yang nantinya disandang Desa Wisata Widosari bisa menguatkan branding dan penjualan paket wisata di sini,” lanjut Ghifari.
Ke depan, MES DIY akan melanjutkan pendampingan pemenuhan layanan dasar pariwisata ramah muslim ini di desa wisata lain dan juga industri pariwisata lain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow