Mahasiswa Kampus Mengajar Hadirkan Klub Baca, Literasi di Sekolah Jadi Menyenangkan
BANTUL - Kampus Mengajar merupakan salah satu program unggulan dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Hingga tahun 2024, program ini telah memasuki angkatan ke-8. Tujuan utama Kampus Mengajar adalah memberikan mahasiswa pengalaman nyata di luar kelas, khususnya dalam bidang pengabdian pendidikan. Melalui program ini, mahasiswa diajak untuk terlibat langsung dalam proses belajar-mengajar di sekolah, sekaligus memahami dinamika pendidikan di lapangan.
Mahasiswa yang tergabung dalam Kampus Mengajar tidak hanya membantu guru dalam menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga dapat menginisiasi berbagai kegiatan lain berdasarkan hasil observasi dan kebutuhan sekolah. Salah satu kegiatan inspiratif datang dari tim Kampus Mengajar Angkatan 8 yang ditempatkan di SMK Muhammadiyah 1 Bambanglipuro. Tim ini terdiri dari mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan dan Universitas Negeri Yogyakarta.
Salah satu program unggulan mereka adalah Club Baca, sebuah inisiatif untuk meningkatkan minat literasi peserta didik melalui pendekatan yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Program ini menjadi ruang terbuka bagi siswa yang berminat untuk bergabung secara sukarela. Pendaftaran anggota dilakukan secara daring melalui pengisian formulir (Google Form).
Secara umum, kegiatan Club Baca memiliki konsep serupa dengan kegiatan literasi pada umumnya. Namun, yang membedakan adalah metode yang digunakan, yaitu pengembangan cerita menggunakan format POV (Point of View) atau AU (Alternate Universe). Metode ini dipilih karena sangat familiar dan digemari di kalangan remaja, terutama dalam era digital dan budaya populer saat ini. Bacaan yang digunakan dalam program ini disesuaikan dengan minat masing-masing peserta, sehingga mereka lebih leluasa dalam memilih bahan bacaan.
Hasil dari pelaksanaan Club Baca menunjukkan bahwa peserta didik menjadi lebih antusias dalam membaca. Metode yang interaktif dan menyenangkan ini berhasil membangkitkan semangat literasi yang kuat di kalangan siswa. Di sisi lain, mahasiswa peserta Kampus Mengajar juga mendapatkan pengalaman berharga dalam memfasilitasi pembelajaran, mendampingi siswa, dan menghadapi tantangan nyata dalam upaya meningkatkan minat baca di lingkungan sekolah.
Program ini menjadi bukti bahwa dengan kreativitas dan pendekatan yang tepat, gerakan literasi dapat ditumbuhkan dari bawah, dengan melibatkan semangat dan minat peserta didik sebagai pusatnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow