LHKP PDM Sleman Gelar Diskusi Refleksi Demonstrasi dan Sikap Muhammadiyah dalam Politik
SLEMAN – Ratusan peserta memenuhi Aula Masjid KH. Sudja RS PKU Muhammadiyah Gamping pada Ahad (5/10/2025) pagi. Mereka berasal dari jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Aisyiyah, Ortom, PCM, PCA, hingga PRM dan PRA se-Kabupaten Sleman. Kehadiran mereka untuk mengikuti forum silaturahmi dan diskusi yang digelar oleh Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) PDM Sleman dengan tema “Refleksi Demonstrasi Tuntutan Rakyat dan Sikap Muhammadiyah.”
Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Ketua PDM Sleman, H. Harjaka, S.Pd., S.Ag., M.A. Dalam sambutannya, Harjaka menegaskan pentingnya forum ini sebagai ruang refleksi dan penguatan kesadaran kebangsaan.
“Kita perlu menelaah kembali fenomena demonstrasi yang belakangan marak terjadi di tanah air. Muhammadiyah harus hadir dengan pandangan yang jernih dan konstruktif agar umat tidak terseret dalam arus yang justru merugikan bangsa,” ujarnya.
Direktur RS PKU Muhammadiyah Gamping, dr. Ahmad Faesol, Sp.Rad., M.Kes., MMR. turut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. “Kami sangat menyambut baik forum ini. Selain memperluas peran RS PKU Gamping, kegiatan seperti ini memperkuat kolaborasi dengan PDM Sleman. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan yang membawa kemaslahatan,” ungkapnya.
Diskusi menghadirkan empat narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Ir. Achmad Syauqi Soeratno (Anggota DPD RI Dapil DIY), Dr. Abdul Gafar Karim (akademisi FISIPOL UGM), Kombes Pol. Burkan Rudy Satria, S.I.K. (Wakil Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri), dan H. Singgih Januratmoko, M.M. (Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, Fraksi Golkar). Diskusi dipandu oleh moderator Trapsi Haryadi, M.IP.
Ir. Achmad Syauqi Soeratno yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Akuntabilitas Publik DPD RI menilai kegiatan ini penting untuk memperkuat literasi politik di kalangan warga Muhammadiyah. “Forum ini memberi ruang edukasi politik yang objektif dan solutif, sekaligus mengingatkan kembali peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.
Dari perspektif akademisi, Dr. Abdul Gafar Karim menyoroti bahwa konsolidasi demokrasi Indonesia masih jauh dari tuntas.“Kita punya konstitusi dan dasar negara yang jelas, tapi implementasinya sering kali terhambat oleh kepentingan politik jangka pendek. Karena itu, demokrasi kita butuh ‘check-up’ menyeluruh,” ujarnya. Ia juga menekankan bahwa kesejahteraan rakyat, pendidikan, dan kesehatan harus menjadi fokus utama dalam membangun demokrasi yang matang.
Sementara itu, Kombes Pol. Burkan Rudy Satria menjelaskan dinamika pengamanan demonstrasi dari sisi kepolisian. Dalam paparannya, Polisi berupaya mengedepankan pendekatan humanis. Saat demonstrasi berlangsung tertib, petugas membelakangi massa sebagai tanda situasi aman. Namun, bila berhadapan langsung, berarti ada potensi gangguan.
"Tantangan terbesar kami adalah mencegah provokasi agar tidak terjadi anarki,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa kebebasan berpendapat harus dijalankan dengan menghormati hak orang lain dan menaati hukum.
Adapun H. Singgih Januratmoko, Anggota Komisi VIII DPR RI dan Ketua DPD Golkar DIY, turut memberikan pandangan tentang peran ormas keagamaan dalam memperkuat nilai moral bangsa di tengah dinamika politik nasional.
Diskusi berlangsung hangat dan interaktif. Peserta aktif mengajukan pertanyaan seputar sikap Muhammadiyah terhadap gejolak politik yang sedang berkembang. Banyak yang menegaskan pentingnya Muhammadiyah tetap konsisten sebagai kekuatan moral — tidak larut dalam pragmatisme politik, tetapi juga tidak bersikap apatis terhadap demokrasi.
Forum tersebut menegaskan bahwa demonstrasi merupakan bagian dari dinamika demokrasi yang sehat, selama disikapi dengan kedewasaan dan tanggung jawab. Warga Muhammadiyah diharapkan mampu menjadi kekuatan moral yang menjaga keutuhan bangsa melalui pemahaman mendalam tentang demokrasi dan kontribusi nyata dalam ranah publik serta kebijakan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow