LAZISMU Tingkatkan Kinerja, Peroleh Predikat Baik dari Audit Syariah Kemenag

LAZISMU Tingkatkan Kinerja, Peroleh Predikat Baik dari Audit Syariah Kemenag

Smallest Font
Largest Font

JAKARTA — LAZISMU meraih predikat baik dalam Audit Syariah 2026 yang dilakukan Inspektorat Jenderal Kementerian Agama Republik Indonesia. Hasil tersebut disampaikan dalam exit meeting audit syariah yang digelar pada Senin (3/8) sebagai penutup rangkaian pemeriksaan kepatuhan syariah dan tata kelola lembaga.

Ketua Badan Pengurus LAZISMU, Ahmad Imam Mujadid Rais, mengatakan audit syariah merupakan kewajiban regulasi yang harus dijalani lembaga pengelola zakat untuk memastikan seluruh proses pengelolaan dana zakat berjalan sesuai prinsip syariah.

"Prosesnya sudah berjalan sejak bulan lalu, hampir satu bulan. Ini merupakan bagian dari proses audit syariah yang menjadi kewajiban regulasi bagi lembaga zakat dan juga Baznas. Tujuannya untuk memastikan seluruh prosedur, mulai dari manajemen, penghimpunan, hingga pendistribusian, sesuai dengan syariah," ujarnya.

Berdasarkan hasil audit yang dilakukan tim Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, LAZISMU memperoleh predikat baik dengan capaian yang meningkat dibandingkan audit syariah sebelumnya pada 2021.

"Alhamdulillah hasilnya sudah disampaikan baik. Kami juga mengalami peningkatan dari audit syariah tahun 2021 yang lalu, dan peningkatannya cukup signifikan," kata Rais.

Ia menjelaskan, peningkatan tersebut merupakan hasil dari berbagai upaya perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan selama lima tahun terakhir, meliputi aspek manajemen organisasi, penghimpunan dana zakat, hingga pendistribusian kepada masyarakat.

"Artinya selama periode 2021 sampai tahun ini kita cukup intensif melakukan perbaikan di seluruh tahapan manajemen, penghimpunan, dan pendistribusian. Hal ini untuk memastikan bahwa kita sebagai lembaga zakat dapat menjalankan seluruh proses sesuai dengan syariah agama kita," jelasnya.

Sementara itu, Inspektur IV Inspektorat Jenderal Kementerian Agama, Muhammad Isom, menyampaikan bahwa Audit Syariah Lazismu 2026 memperoleh skor 73,244 dengan predikat baik. Menurutnya, hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dibandingkan audit sebelumnya.

Ia menilai capaian tersebut dapat menjadi modal bagi LAZISMU untuk terus meningkatkan kualitas tata kelola, khususnya dalam aspek kepatuhan syariah, pengelolaan aset, pengembangan sumber daya manusia, serta digitalisasi organisasi.

"Muhammadiyah itu akan menjadi contoh manajemen dan tata kelola organisasi, aset, SDM, dan pengelolaan fundraising seperti LAZISMU untuk organisasi lainnya," ujar Isom.

Audit syariah merupakan instrumen untuk memastikan pengelolaan zakat berjalan sesuai ketentuan syariah sekaligus memperkuat tata kelola lembaga. Dengan hasil tersebut, LAZISMU diharapkan terus meningkatkan kualitas pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow