LAZISMU DIY Tasyarufkan Dana Zakat Fitri kepada 697 Guru
SLEMAN — LAZISMU konsisten untuk memenuhi amanah menyalurkan bantuan kepada pihak — pihak yang membutuhkan. Hal itu diwujudkan LAZISMU Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan “Tasharruf Program Peduli Guru dengan FitriMu” pada Sabtu (5/7) di Ruang Sidang lantai 2 Gedung Siti Moendjijah Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta.
Pentasyarufan dana berasal dari zakat fitri yang dibayarkan para donatur dan kegiatan ini sudah berjalan selama lima tahun. Pada tahun ini, LAZISMU DIY menggandeng beberapa institusi, salah satunya Bank BPD DIY Syariah.
“Tahun ini sistemnya berbeda, karena kalau tahun yang lalu itu murni. Tetapi tahun ini kami mencoba menggandeng beberapa institusi untuk memberikan bantuan di sini termasuk dari para donatur yang membayarkan zakat fitri,” jelas Maryono, Wakil Ketua LAZISMU DIY Bidang Program dan Pendistribusian. Lanjutnya, tentu LAZISMU DIY harus berhati-hati memberikan zakat khususnya yang zakat fitri ditujukan betul-betul khusus untuk guru — guru yang memenuhi asnaf mendapatkan zakat fitri.
Karena menggandeng Bank BPD DIY Syariah, para penerima diarahkan untuk mengisi biodata ataupun formulir yang telah disediakan oleh Bank BPD DIY Syariah. Setelah mengisi itu, LAZISMU DIY akan langsung memberikan amanah untuk bisa menyalurkan dan memberikan kepada para guru penerima. Ada sebanyak 697 guru yang menerima zakat fitri LAZISMU DIY ini. Masing – masing guru akan menerima Rp2.400.000 per tahunnya.
Terkait penyaluran,dana zakat fitri berada di bank rekening LAZISMU DIY, tetapi untuk penyalurnya melalui Bank BPD DIY Syariah. Termasuk yang di bawah Lazismu daerah. “Jadi, misalnya ada yang melalui LAZISMU Daerah, maka dananya dari sana tetapi tetap informasi terkumpul di LAZISMU DIY,” lanjut Maryono.
Dengan pentasyarufan ini, LAZISMU DIY sangat berharap kepada para donatur, khususnya sekolah-sekolah atau instansi Muhammadiyah, yang sudah besar untuk memberikan zakat fitri yang telah terkumpul di sekolah ataupun yang lain sekitar 30% kepada LAZISMU DIY untuk menunjang kegiatan peduli guru.
Sementara itu, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY menyambut baik pentasyarufan zakat fitri kepada para guru. Ketua PWM DIY, Muhammad Ikhwan Ahada menyatakan bahwa pihaknya selalu menyiapkan berbagai sumber dan dukungan yang berkaitan dengan upaya mengangkat martabat guru supaya betul-betul memiliki etos kerja dan memegang amanahnya sebaik-baiknya.
“Kita harapkan (pentasyarufan zakat fitri) ini secara terstruktur sistematis dan pada saatnya nanti akan kita siapkan sebuah administrasi yang lebih bersifat masif lagi dan lebih terukur kembali ke depannya,” tutur Ikhwan.
Pentasyarufan ini penting bagi para guru agar bisa bekerja lebih baik dalam menghadirkan pembelajaran yang kreatif dan menggembirakan.Ikhwan mewakili PWM DIY mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru di persyarikatan Muhammadiyah yang terus merawat keikhlasan.
Tentu model ini yang menjadi menjadikan para guru yang istimewa itu bertahan dalam situasi dan kondisi apapun. Bagi Ikhwan, mereka adalah pahlawan-pahlawan yang luar biasa menjadikan anak-anak bangsa ini menjadi cerdas dengan iman yang kuat dan memiliki kemampuan yang tentu diharapkan oleh semua pihak.
“Terima kasih kepada guru. Terus menjaga dan merawat keikhlasan itu,” pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow