Kolaborasi Pengabdian UMY–UMS Dampingi Ibu-Ibu PCA Ngampilan hingga Gelar Festival ‘Aisyiyah
YOGYAKARTA — Kolaborasi pengabdian kepada masyarakat antara Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) bersama Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Ngampilan Yogyakarta menghadirkan Festival ‘Aisyiyah Ngampilan sebagai puncak program pendampingan perempuan berbasis komunitas. Kegiatan ini digelar pada Ahad (8/2), di SMP Muhammadiyah 1 Yogyakarta, dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Festival tersebut merupakan hasil dari rangkaian program pengabdian masyarakat yang telah dilaksanakan sejak Januari 2026. Program ini berfokus pada pembinaan dan pendampingan ibu-ibu PCA Ngampilan, khususnya dalam penguatan ekonomi kreatif, pengembangan UMKM, serta ketahanan keluarga. Pendampingan dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya melalui pelatihan, tetapi juga hingga peserta mampu menampilkan hasil karyanya kepada publik.
Sebanyak tujuh Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) se-Cabang Ngampilan terlibat aktif dalam kegiatan ini, yaitu Ngampilan, Patuk, Notoprajan, Ngadiwinatan, Purwodiningratan, Suronatan, dan Serangan. Sekitar 300 peserta yang terdiri atas anggota ‘Aisyiyah, masyarakat sekitar, serta anak-anak TK dan PAUD turut memeriahkan festival, menjadikannya ruang bersama yang inklusif lintas usia.
Beragam kegiatan mewarnai Festival ‘Aisyiyah Ngampilan, mulai dari senam pagi bersama, pentas seni anak, talkshow bertema “Perempuan Tangguh Pilar Keluarga Sakinah”, pameran UMKM sebagai gelar karya ekonomi produktif, layanan cek kesehatan gratis, hingga lomba menu sehat lansia. Seluruh rangkaian tersebut mencerminkan integrasi aspek kesehatan, pendidikan, psikologis, dan ekonomi dalam program pengabdian masyarakat.
Dalam sesi bincang - bincang, psikolog Rifka Nur’aini Oktaviani, M.Psi., menekankan pentingnya kebahagiaan perempuan sebagai fondasi terciptanya keluarga yang harmonis. Menurutnya, perempuan yang mampu merawat kebahagiaan diri akan lebih siap membangun relasi yang sehat dalam keluarga. Talkshow ini dimoderatori oleh Riski Apriliani, S.I.Kom., M.A., Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta, yang menegaskan bahwa kebahagiaan perempuan merupakan pilihan sadar yang dapat diperkuat melalui dukungan komunitas.
Ketua Tim Pengabdian Masyarakat UMY, Prof. Dr. Adhianty Nurjanah, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa Festival ‘Aisyiyah Ngampilan merupakan bentuk konkret dari proses pendampingan yang telah dilakukan. “Festival ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan ruang aktualisasi hasil pembinaan. Para peserta juga mempresentasikan desain promosi dan strategi pemasaran UMKM yang telah mereka susun selama program pengabdian,” ujarnya.
Apresiasi terhadap kegiatan ini disampaikan oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Dr. apt. Salmah Orbaniyah, M.Kes. Ia menilai kolaborasi antara PCA Ngampilan dan perguruan tinggi Muhammadiyah sebagai contoh nyata pemberdayaan perempuan di tingkat komunitas. Senada dengan itu, Ketua PCA Ngampilan, Siti Bari’ah, menyampaikan bahwa festival ini menjadi wujud komitmen PCA Ngampilan dalam menghadirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan anggota dan masyarakat.
Sebagai bagian dari rangkaian pengabdian masyarakat, Tim Pengabdian UMY juga menyerahkan alat produksi serta dukungan dana kepada tujuh perwakilan PRA Ngampilan yang dinilai konsisten mengembangkan UMKM, serta kepada para pemenang lomba menu sehat lansia. Dukungan tersebut diberikan sebagai upaya menjaga keberlanjutan usaha dan memperkuat kemandirian ekonomi perempuan.
Melalui Festival ‘Aisyiyah Ngampilan, kolaborasi UMY–UMS bersama PCA Ngampilan menegaskan komitmen untuk memperkuat peran perempuan sebagai penggerak keluarga dan masyarakat, sekaligus membangun ekosistem pemberdayaan yang berkelanjutan di Kemantren Ngampilan, Kota Yogyakarta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow