Ikuti LPBV Nasional, HW DIY Harus Junjung Karakter dan Sportivitas
SLEMAN —- Kwartir Wilayah Hizbul Wathan Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Lomba Pandu Berprestasi V (LPBV) Tingkat Nasional di Banyunibo, 26–30 Juni 2026. Kontingen resmi dilepas oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DIY di halaman PPM-MBS Yogyakarta, Prambanan, Sleman. Pelepasan dihadiri jajaran pimpinan Hizbul Wathan, pembina, orang tua, serta seluruh peserta kontingen.
Turut hadir Ketua Kwartir Wilayah Hizbul Wathan DIY Ramanda Dede Dian, Sekretaris Kwartir Wilayah HW DIY Ramanda Edy Nusantara, serta Bendahara Kwartir Wilayah HW DIY Yuli.
Pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua PWM DIY, Dr. Iwan Setiawan, M.S.I. Dalam sambutannya, Iwan Setiawan menyampaikan rasa bangga atas terpilihnya kader-kader terbaik Hizbul Wathan yang akan mewakili DIY pada ajang nasional tersebut. Kontingen DIY diperkuat oleh peserta dari Qabilah Hizbul Wathan MBS Prambanan, Mu'allimin Muhammadiyah Yogyakarta, Mu'allimat Muhammadiyah Yogyakarta, dan SMP Muhammadiyah Al Mujahidin Gunungkidul.
Ia menegaskan bahwa para peserta tidak hanya membawa nama qabilah maupun sekolah masing-masing, tetapi juga mengemban amanah untuk menjaga nama baik Muhammadiyah, Hizbul Wathan, dan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai tempat lahirnya Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan.
"Keikutsertaan dalam LPBV bukan hanya tentang mengejar gelar juara, tetapi menjadi kesempatan untuk menunjukkan karakter seorang Pandu Hizbul Wathan yang disiplin, berakhlak mulia, tangguh, serta mampu menjadi teladan bagi peserta dari seluruh Indonesia. Prestasi terbaik harus diiringi dengan sikap rendah hati, sportivitas, dan semangat fastabiqul khairat," ujarnya.
Pada kesempatan itu, Iwan juga mengajak seluruh peserta meneladani Jenderal Besar Sudirman sebagai salah satu kader Hizbul Wathan yang telah menunjukkan kepemimpinan dan pengabdian luar biasa bagi bangsa.
Menurutnya, perjalanan kepemimpinan Jenderal Sudirman berawal dari pembinaan karakter di Hizbul Wathan, kemudian mengemban amanah sebagai perwira Pembela Tanah Air (PETA), hingga dipercaya menjadi Panglima Besar Tentara Nasional Indonesia. Keteladanan tersebut, kata dia, menunjukkan bahwa kepemimpinan lahir dari proses pembinaan, kedisiplinan, keikhlasan berjuang, serta pengabdian kepada agama, bangsa, dan kemanusiaan.
Iwan juga mengingatkan pentingnya membangun fondasi spiritual dalam setiap perjuangan. Ia mengutip firman Allah Swt. dalam Surat Al-Hasyr ayat 18 yang mengajak setiap mukmin untuk senantiasa bertakwa serta mempersiapkan amal terbaik bagi masa depan.
Menurutnya, pesan Al-Qur'an tersebut menjadi motivasi agar seluruh peserta mempersiapkan diri secara optimal, berikhtiar maksimal, terus melakukan evaluasi dalam setiap proses, dan menjadikan setiap pengalaman sebagai bekal menjadi kader yang lebih baik.
Di akhir sambutannya, Iwan Setiawan secara resmi melepas keberangkatan Kontingen Hizbul Wathan DIY menuju LPBV Tingkat Nasional. Ia mendoakan seluruh peserta diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan, serta mampu menorehkan prestasi yang membanggakan.
Lebih dari sekadar membawa pulang gelar juara, ia berharap para peserta kembali sebagai kader-kader yang semakin matang dalam kepemimpinan, berkarakter Islami, serta siap melanjutkan estafet perjuangan Hizbul Wathan dan Muhammadiyah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow