Belum Selesai Magang, Industri Jepang Minta Tambah Mahasiswa dari UMY

Belum Selesai Magang, Industri Jepang Minta Tambah Mahasiswa dari UMY

Smallest Font
Largest Font

TOKYO — Program magang internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) di Jepang mendapat respons positif dari kalangan industri. Bahkan, salah satu perusahaan mitra telah mengajukan permintaan tambahan mahasiswa magang meski program gelombang pertama masih berlangsung.

Hal tersebut disampaikan Head of Industry Partnership and Employability Direktorat Kemitraan Global dan Employability (DKGE) UMY, Ir. Emil Adly, M.Eng., Ph.D., setelah melakukan kunjungan evaluasi ke tiga perusahaan mitra di Jepang, yakni Technosmile Co., Ltd., Taishu Jidousha Co., Ltd., dan Eicos Avance Co., Ltd.

“Technosmile bahkan sudah meminta tambahan mahasiswa, padahal peserta magang gelombang pertama belum menyelesaikan programnya. Ini menunjukkan bahwa performa mahasiswa UMY mendapat apresiasi yang baik dan peluang kerja setelah magang sangat terbuka,” ujar Emil, Sabtu (20/6).

Technosmile merupakan perusahaan manufaktur otomotif yang memproduksi komponen kendaraan Daihatsu melalui berbagai proses industri, mulai dari perakitan pelat logam, pengelasan robotik, pengeboran, hingga sistem otomasi. Dalam program tersebut, mahasiswa UMY ditempatkan langsung di lini produksi setelah mengikuti pelatihan bahasa Jepang selama satu bulan.

Selain memperoleh pengalaman kerja di lingkungan industri modern, para mahasiswa juga mendapatkan berbagai fasilitas pendukung, seperti asrama, layanan antar-jemput, pendampingan kerja oleh senior, hingga dukungan kesehatan selama masa magang. Perusahaan ini secara rutin membuka program magang pada periode Februari dan Oktober setiap tahun.

Apresiasi serupa juga datang dari Taishu Jidousha. Perusahaan yang bergerak di bidang penjualan mobil Eropa, penyediaan suku cadang, layanan perbaikan bodi kendaraan, serta jual beli mobil bekas tersebut menyatakan kesiapannya menerima lebih banyak mahasiswa UMY pada periode berikutnya.

Tidak hanya itu, Taishu Jidousha juga membuka peluang rekrutmen bagi peserta magang yang menunjukkan performa dan kompetensi kerja yang baik selama menjalani program.

Sementara itu, Eicos Avance yang bergerak di sektor perhotelan menempatkan mahasiswa pada berbagai posisi, seperti front office, assistant cook, dan room service. Menariknya, perusahaan ini tidak menetapkan batas kuota penerimaan peserta magang selama kandidat memenuhi kualifikasi yang dibutuhkan.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan UMY, ketiga perusahaan mitra tersebut memperoleh nilai yang sama, yakni 86 dari skala 100. Penilaian mencakup kesesuaian bidang studi dengan pekerjaan, kualitas program magang, perlindungan dan kesejahteraan mahasiswa, peluang karier pascamagang, serta prospek pengembangan kerja sama jangka panjang.

Salah satu aspek yang mendapat perhatian khusus dari Emil adalah tingginya standar perlindungan mahasiswa yang diterapkan perusahaan-perusahaan di Jepang. Eicos Avance, misalnya, menerapkan sistem pemantauan kesehatan mental peserta magang secara berkala setiap bulan.

“Karena industri di Jepang sudah menerapkan laporan bulanan terkait kesehatan mental dan perkembangan pembelajaran mahasiswa, UMY dapat mengembangkan sistem monitoring bersama untuk memastikan kesejahteraan peserta magang tetap terjaga,” jelasnya.

Menurut Emil, standar tersebut menjadi pembelajaran penting bagi UMY dalam mempersiapkan mahasiswa yang akan mengikuti program magang internasional. Selain kompetensi akademik dan keterampilan teknis, mahasiswa juga perlu dibekali kemampuan bahasa Jepang yang memadai, ketahanan fisik dan mental yang baik, serta kesiapan beradaptasi dengan budaya kerja yang disiplin dan profesional.

Melalui program magang internasional ini, UMY berharap semakin banyak mahasiswa memperoleh pengalaman kerja global, memperluas jejaring profesional, sekaligus membuka peluang berkarier di perusahaan-perusahaan internasional setelah menyelesaikan studi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow