Beasiswa UMY bagi Santri: Komitmen pada Pendidikan Inklusif

Beasiswa UMY bagi Santri: Komitmen pada Pendidikan Inklusif

Smallest Font
Largest Font

MEDIAMU.COM - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menujukkan langkah konkretnya dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi semua kalangan. Kali ini, UMY memberikan 6 beasiswa kepada santri Pondok Pesantren Darul Ihsan, Sragen yang baru saja merayakan kelulusannya di tingkat Madrasah Aliyah (MA).

Penyerahan beasiswa tersebut diberikan langsung oleh Wakil Rektor UMY bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan, Prof. Dr. Zuly Qodir, M.Ag. dalam prosesi wisuda jenjang SMP dan MA Pondok Pesantren Darul Ihsan pada Minggu (26/5) di Solo. Adapun 6 kuota beasiswa yang diberikan kepada 6 santri tersebut berupa potongan biaya pendidikan sesuai dengan program studi di UMY yang ingin dipilih oleh keenam santri tersebut.

Dalam sambutannya, Zuly menyampaikan bahwa para santri juga harus memiliki rasa percaya diri sebagai generasi muda dan tidak perlu ragu dengan apa yang dicita-citakan.

“Siapapun kita pasti memiliki potensi masing-masing, yang menjadikan kita berbeda satu sama lain. Saya percaya bahwa generasi muda, khususnya di tingkat sekolah menengah perlu mengenali diri lebih dalam, sehingga setelah lulus dapat memilih bidang profesi yang sesuai dan didukung dengan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi,” ujar Prof. Zuly.

Dalam kesempatan yang sama, di hadapan ratusan santri ia mengingatkan untuk terus menuntut ilmu sejauh mungkin namun dengan kesadaran untuk tetap rendah hati. Ia mengingatkan bahwa fungsi utama dari menuntut ilmu, selain jalan untuk meraih cita-cita adalah untuk menebarkan manfaat kepada orang lain, bukan menjadikannya merasa lebih tinggi derajatnya. Zuly pun menyampaikan bahwa perguruan tinggi sebagai institusi pendidikan dan penelitian perlu mengambil peran penting dalam tercapainya cita-cita tersebut.

Hal senada juga disamapikan oleh Dewan Pakar Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Prof. Dr. Bambang Sumardjoko, M.Pd. Bambang yang turut hadir dalam prosesi wisuda tersebut menyampaikan bahwa pendidikan yang berkualitas menjadi tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat.

“Walaupun undang-undang menyatakan bahwa pendidikan merupakan tanggung jawab negara, saya yakin dengan jumlah penduduk yang hampir 300 juta akan menjadikan pemerintah kewalahan. Muhammadiyah pun sadar betul bahwa sistem pendidikan yang unggul dapat menjadi salah satu sarana untuk meningkatkan kualitas hidup manusia. Pendidikan tidak hanya bentuk pemberdayaan namun juga humanisasi melalui pembentukan karakter,” ujar Prof. Bambang.

Ia juga berharap agar pendidikan yang diterima oleh santri ataupun siswa dari Muhammadiyah dapat memiliki kecerdasan secara intelektual, emosional dan spiritual. Karena baginya, hal tersebut merupakan ciri dari manusia yang utuh dan berkarakter. (ID)

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow