107 Tahun Mengabdi, Akhirussanah TK ABA Kauman Teguhkan Peran Cetak Generasi Qurani Berakhlak Mulia
YOGYAKARTA — Suasana haru dan bangga menyelimuti Ballroom Hotel Khas Malioboro pada Sabtu (20/6), saat KB dan TK 'Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Kauman Yogyakarta menyelenggarakan Akhirussanah Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan yang berada di bawah pembinaan Majelis PAUD Dasmen Pimpinan Ranting Aisyiyah (PRA) Kauman ini menjadi momentum istimewa bagi lembaga pendidikan yang pada 21 Agustus 2026 mendatang genap berusia 107 tahun.
Akhirussanah tahun ini tidak semata menjadi seremoni penutupan tahun ajaran bagi sekolah maupun wali murid, tetapi lebih sebagai wadah bagi anak-anak untuk menampilkan hasil proses belajar dan pengembangan bakat selama satu tahun terakhir. Seluruh peserta didik, mulai dari Kelompok Bermain, TK A, hingga TK B, tampil percaya diri menunjukkan berbagai kemampuan dan kreativitas mereka.
Penampilan Tari Jaranan, Tari Gugur Gunung, Tari Elang, hingga paduan suara berhasil memukau para tamu undangan dan orang tua. Seluruh rangkaian pertunjukan mendapat dukungan penuh dari Komite TK ABA Kauman yang diketuai oleh Ibu Vita.
Ketua Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Gondomanan, Iswandari, dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk mensyukuri perjalanan pendidikan selama satu tahun terakhir.
“Anak-anak kita yang dahulu masih malu, masih menangis di gerbang sekolah, kini telah berani tampil di depan umum, lancar mengaji, berhitung, bernyanyi, dan yang paling penting mulai mengenal adab kepada Allah, orang tua, dan guru,” ungkapnya.
Atas nama Pengurus TK ABA Kauman, Iswandari menyampaikan apresiasi kepada kepala sekolah, dewan guru, guru ekstrakurikuler, pengurus komite, mantan pengurus komite, serta wali murid yang telah bersama-sama mendukung pendidikan anak-anak.
Ia juga menyampaikan pesan penting kepada para orang tua agar senantiasa menjaga akidah anak-anak sejak usia dini.
“Kelulusan hari ini bukan akhir, melainkan awal perjalanan panjang anak-anak kita. Akidah adalah pondasi utama. Pintar tanpa akidah akan tersesat, kaya tanpa iman akan celaka. Karena itu, kami mengimbau agar anak-anak disekolahkan di lembaga yang seakidah, yang menanamkan tauhid, Al-Qur’an, dan akhlak mulia sejak dini,” tuturnya.
Menurutnya, TK ABA Kauman sebagai bagian dari Aisyiyah Muhammadiyah Kauman berkomitmen mendidik anak usia dini yang cerdas, mandiri, berakhlak mulia, serta mencintai Al-Qur’an.
Apresiasi juga disampaikan oleh Pengawas Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Kota Yogyakarta, Dra. Hindatulatifah, M.Si. Ia menyebut TK ABA Kauman sebagai TK ABA tertua di Indonesia yang telah konsisten menanamkan nilai-nilai akidah kepada generasi penerus bangsa.
“Ini adalah pilihan yang tepat bagi orang tua. TK ABA Kauman bukan hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga membangun karakter, kemandirian, kreativitas, dan pondasi keimanan anak-anak. Apa yang dilakukan saat ini merupakan coretan awal pada lembar kehidupan mereka,” ujarnya.
Sementara itu, Sofiyah yang mewakili Kepala TK ABA Kauman menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh wali murid yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada TK ABA Kauman.
Ia menjelaskan bahwa Kepala TK ABA Kauman berhalangan hadir karena sedang mengikuti Bimbingan Teknis Revitalisasi Pembangunan TK ABA Kauman. Pihak sekolah memohon doa agar proses revitalisasi sekolah dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi peserta didik di masa mendatang.
Pada tahun ajaran 2025/2026, TK ABA Kauman meluluskan sebanyak 27 siswa TK B. Kepada para lulusan, Sofiyah berpesan agar tetap menjaga shalat, rajin mengaji, fokus belajar, dan terus berusaha menjadi kebanggaan orang tua.
“Walaupun nanti sudah tidak lagi belajar di TK ABA Kauman, anak-anak tetap harus rajin beribadah, semangat belajar, dan jangan pernah melupakan sekolah tercinta ini,” pesannya.
Menutup sambutannya, pihak sekolah juga menyampaikan bahwa penerimaan peserta didik baru Tahun Ajaran 2026/2027 masih dibuka.
Akhirussanah KB dan TK ABA Kauman tahun ini menjadi bukti bahwa pendidikan anak usia dini bukan sekadar mempersiapkan kemampuan akademik, tetapi juga menanamkan akidah, membangun karakter, dan menumbuhkan rasa percaya diri anak-anak sebagai calon pemimpin masa depan yang beriman, berilmu, dan bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow