1.030 Siswa PAUD–TK Aisyiyah se-Kasihan Ikuti Manasik Haji di Sportorium UMY
BANTUL — Sebanyak 1.030 siswa PAUD dan TK Aisyiyah se-Kapanewon Kasihan mengikuti praktik manasik haji massal yang digelar oleh IGABA Kasihan di halaman Sportorium UMY, Jumat (10/4). Kegiatan ini turut melibatkan 108 guru pendamping dari 23 lembaga pendidikan di bawah koordinasi Majelis PAUD DASMEN PCA Kasihan.
Pelaksanaan manasik haji ini dibimbing oleh para mentor dari KBIHU Aisyiyah Cabang Kasihan, dengan tujuan mengenalkan rukun Islam kelima kepada anak sejak usia dini melalui pendekatan yang edukatif dan menyenangkan.
Ketua Majelis PAUD DASMEN PCA Kasihan, Ninik Qomariyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh IGABA Kasihan dengan mengusung tema “Langkah Kecil Menuju Pemahaman Besar.”
“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar tentang ibadah haji dengan cara yang seru dan bermakna. Harapannya, mereka terinspirasi untuk suatu saat dapat menunaikan ibadah haji,” ujarnya.
Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, di antaranya Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, KBIHU Aisyiyah Bantul, SPPG Aisyiyah UNISA, BPBD Kabupaten Bantul, AmbulanMu Kasihan, KOKAM PCPM Kasihan, serta tim dokumentasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PCM Kasihan, Agus Mulyono, Ketua PCA Kasihan Hj. Noviatiningsih Sugiarti, jajaran pengawas dan penilik PAUD, serta Koordinator KBIHU Aisyiyah Kasihan.
Pengawas TK Kapanewon Kasihan, Siti Nurhayati, menilai kegiatan ini memiliki nilai edukatif yang tinggi, tidak hanya dalam aspek keagamaan tetapi juga dalam pembentukan karakter anak.
“Melalui manasik ini, anak-anak belajar mandiri dan percaya diri karena mengikuti kegiatan tanpa didampingi orang tua. Mereka juga dikenalkan pada lingkungan yang lebih luas,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua PCM Kasihan, Agus Mulyono, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap manasik haji ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi anak-anak dalam menanamkan nilai-nilai ibadah sejak dini.
“Semoga kegiatan ini menjadi memori spiritual yang kuat bagi anak-anak, sehingga mereka dapat tumbuh istiqamah dalam menjalankan ibadah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, IGABA Kasihan tidak hanya menghadirkan pembelajaran berbasis praktik, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman yang aplikatif bagi generasi sejak usia dini.
What's Your Reaction?
-
3
Like -
0
Dislike -
1
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
1
Wow