Sarasehan LPCR-PM Sleman Siap Wujudkan Akar Rumput Unggul Muhammadiyah
SLEMAN — Lembaga Pengembangan Cabang Ranting dan Pembinaan Masjid (LPCR-PM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Sleman Kabupaten Sleman menggelar acara bertajuk "Sarasehan Cabang, Ranting, dan Masjid Unggul Tingkat Daerah", di Aula SMK Muhammadiyah 1 Sleman, pada Sabtu (25/5).
Acara ini dihadiri oleh segenap anggota Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sleman, Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Sleman, Pimpinan Majelis dan Lembaga PDM, serta 17 pimpinan cabang Muhammadiyah se-Daerah Sleman.
Acara ini dibuka oleh Ketua LPCRPM PDM Sleman, Prawoto, S.Ag., M.K.M yang menekankan pentingnya kolaborasi dan sinergi antar cabang dan ranting dalam mengembangkan program-program unggulan di lingkungan Muhammadiyah. "Kita berkumpul di sini untuk saling berbagi pengalaman dan strategi dalam membangun Cabang dan Ranting dan masjid yang unggul," katanya.
Arahan dan Amanat Ketua PDM Sleman serta membuka Sarasehan oleh Ketua PDM Sleman yang diwakili H. Nasirun selaku Wakil Ketua membidangi LPCR-PM.
“Periode kemarin PDM Sleman telah melahirkan PCM Minggir juara II LPCRPM Nasional, PRM diwakili PRM Nogotirto dan Masjid bAiturrahman Depok, ke depan terus saling berlomba dalam kebaikan untuk berikan yang terbaik," ucapnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan dari H. Muhammad Jamaluddin Ahmad, S. Psi, Psikolog. selaku Ketua LPCRPM PP Muhammadiyah yang membawakan materi "Menghidupkan Masjid, Menguatkan Cabang Dan Ranting".
Dalam pemaparannya, Cabang, Ranting, dan Masjid Muhammadiyah adalah “The Real Muhammadiyah, Ranting Muhammmadiyah adalah ujung tombak persyarikatan Muhammadiyah. Ruhnya Ranting Muhammadiyah adalah pengajian yang subur, serta masjid yang makmur memakmurkan, beramal dengan ikhlas dan gembira, gemar berinfaq, zakat, shodaqoh dan berwakaf, hingga rapat rutin yang diselenggarakan dengan baik, ada tindak lanjut dan evaluasi serta selalu disemangati nilai “tajdid”.
Majunya cabang dan ranting serta masjid jadi kunci strategis untuk dakwah Persyarikatan Muhammadiyah. Cabang dan ranting Muhammadiyah di seluruh Indonesia memiliki masjid percontohan dan ini bisa dimulai di tingkat daerah untuk memulai dengan mengirimkan perwakilan mengikuti pelatihan Marbotmu.
Dalam presentasinya, beliau menjelaskan berbagai program yang telah dilaksanakan oleh Muhammadiyah di tingkat pusat dan bagaimana program tersebut dapat diadaptasi di tingkat daerah. "Kita harus mampu menjawab tantangan zaman dengan inovasi dan kreativitas. Masjid harus menjadi tempat yang ramah dan inklusif bagi semua kalangan," tegasnya.
Sesi berikutnya adalah "Kiat-Kiat menuju PCM, PRM dan Masjid Unggul" berupa testimoni dari beberapa cabang dan ranting yang telah berhasil menerapkan konsep Masjid Unggul pada tahun 2024 oleh Ketua PCM Minggir H. Ngadimin, Ketua PRM Nogotirto Gamping Heru Prasetya dan Ketua Takmir Masjid Baiturrahman Condongcatur Ir. Budi Prasetyo.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow