Musypimran 2026 ‘Aisyiyah Tamantirto Selatan Perkuat Peran Ranting sebagai Garda Terdepan Gerakan
BANTUL — Pimpinan Ranting ‘Aisyiyah (PRA) Tamantirto Selatan, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul meneguhkan peran ranting sebagai pusat gerakan dakwah dan pelayanan umat melalui Musyawarah Pimpinan Ranting (Musypimran) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Peran Strategis ‘Aisyiyah Tamantirto Selatan dalam Bidang Pendidikan, Kesehatan, dan Lingkungan” ini digelar pada Sabtu (31/1) di SD Muhammadiyah Insan Kreatif Kembaran.
Musypimran berlangsung tertib dan lancar dengan dihadiri jajaran pimpinan serta anggota PRA Tamantirto Selatan, unsur Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) Tamantirto Selatan, serta peninjau dari Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kasihan. Forum ini menjadi ruang strategis untuk konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi arah gerakan ‘Aisyiyah di tingkat ranting.
Ketua PRM Tamantirto Selatan, Alif Khoiruddin Azizi, S.E., MMR, dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi dan komunikasi aktif antara PRM dan PRA. Ia menyampaikan apresiasi atas kiprah ‘Aisyiyah yang konsisten bergerak di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial kemasyarakatan. Menurutnya, keikhlasan berkhidmat dan kolaborasi yang solid menjadi kunci agar organisasi terus memberi manfaat nyata bagi umat.
Agenda utama Musypimran diisi dengan pemaparan laporan program kerja PRA Tamantirto Selatan. Dalam sesi tersebut disampaikan capaian program, tantangan yang dihadapi, serta rencana tindak lanjut dan program unggulan untuk periode 2026–2027. Laporan ini menjadi bahan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas gerakan ‘Aisyiyah agar lebih terarah dan berdampak.
Ketua PCA Kasihan, Dra. Hj. Umu Hani Adi Nawaningsih, M.Kes., yang memberikan evaluasi, menekankan posisi strategis ranting sebagai ujung tombak organisasi. Ia menyebut ranting sebagai garda terdepan yang menentukan hidup dan berkembangnya gerakan ‘Aisyiyah. Jika ranting kuat dan solid, maka cabang dan struktur di atasnya akan tumbuh selaras.
Selain evaluasi program, ia juga memberikan motivasi agar para pimpinan ranting menjalankan amanah dengan penuh semangat dan kegembiraan. Berorganisasi di ‘Aisyiyah, menurutnya, harus dilandasi semangat fastabiqul khairat, tanggung jawab, serta nilai dakwah Islam yang berakar pada iman dan takwa.
Dalam arahannya, disampaikan pula empat pilar utama yang menjadi kekuatan gerakan ‘Aisyiyah, yakni membangun kepercayaan (trust), bekerja dengan tulus dan ikhlas, mengedepankan tabayun dalam menyikapi persoalan, serta memperkuat ta’aruf untuk menumbuhkan ukhuwah dan kebersamaan.
Musypimran ‘Aisyiyah Tamantirto Selatan Tahun 2026 ditutup dengan hamdalah dan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen kolektif untuk terus menguatkan peran ‘Aisyiyah di tingkat ranting. Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam mewujudkan ‘Aisyiyah yang berkemajuan, berdaya guna, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
1
Angry -
0
Sad -
0
Wow