HUSNUDZAN, Mari Berbaik Sangka, Agar Hidup Lebih Tenang
Hidup kita dibentuk oleh fikiran kita. kita menjadi apa yang kita fikirkan. Kegembiraan mengikuti fikiran jernih, seperti bayangan yang tidak akan pernah pergi.
Memiliki pikiran jernih dan ruang yang bersih memungkinkan untuk berfikir dan bertindak dengan tujuan (Erick Fromm)
Kita harus selalu berprasangka baik kepada diri kita, karena ketika kita berfikir baik kediri kita, maka kita akan berdikir baik juga kepada orang lain. Begitu juga sebaliknya.
Tadabbur QS. al Hujurat: 12
Kita diminta untuk menjauhi prasangka buruk kepada orang lain (berSuuzzan) dengan cara mencari2 kesalahan orang lain, menggunjing orang lain. Karena hal seperti itu diumpamakan seseorang yang sedang memakan bangkai saudaranya yang sudah mati (pastinya jijik)
APA PENYEBAB KITA SULIT BERFIKIR JERNIH?
1. sering NEGATIV THINGKING (Manusiawi tp jangan mudah dan sering Negativ Thingking)
2. OVER THINGKING
3. DERTY MINDED
Bantuk Pikiran Negativ
1. Jangan jangan aku Gagal
2. Jangan jangan Aku tidak berharga
3. Aku sangat kecewa pada diriku sendiri
4. Semua hanya ingin memanfaatkanku
5. Tidak ada yang menyenangkan
SIFAT PIKIRAN NEGATIF
1. OTOMATIS (OTOMATIC) muncul begitu saja di kepala tanpa diupayakan
2. TERDISTORSI - Berasal dari persepsi kita sendiri
3. MENGHALANGI -
4. MASUK AKAL - Biasanya kita menerima informasi apapun sebagai Fakta dan tidak berfikir untuk mengecek/mencari kebenarannya.
Sumber :
Ust. Fatih Rizqi Wibowo, S.Pd.I., M.Pd
Smamuh5Yogya, 15 Oktober 2025
(Disampaikan pada pengajian kelas XI F1.1 SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta)
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow