PCIM Malaysia Kurban 11 Sapi dan 10 Kambing, Tuai Apresiasi dari Dubes RI untuk Malaysia
SELANGOR — Pelaksanaan ibadah kurban 1447 Hijriah yang digelar Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) dan ‘Aisyiyah Malaysia berlangsung khidmat di Falah Farm, Batu Caves, Gombak, Selangor, Rabu (27/5). Kegiatan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur.
Duta Besar RI untuk Malaysia, Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, hadir langsung bersama jajaran KBRI Kuala Lumpur dalam pelaksanaan kurban tersebut.
Tahun ini, PCIM dan PCIA Malaysia menyembelih sedikitnya 11 ekor sapi dan 10 ekor kambing. Jumlah itu termasuk seekor sapi dan seekor kambing yang dikurbankan oleh Dubes RI bersama jajaran pejabat KBRI Kuala Lumpur. Selama proses penyembelihan berlangsung, beberapa pihak juga tercatat menambah hewan kurban untuk disalurkan.
Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) RI untuk Malaysia, H.E. Raden Dato’ Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menyampaikan apresiasinya kepada Muhammadiyah Malaysia dan seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Hari ini kita berkurban. KBRI bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di Malaysia. Alhamdulillah semua berlangsung dengan lancar dan aman,” ujar Dubes Iman kepada wartawan di Gombak, Selangor.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah dan seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan kurban dengan penuh dedikasi.
Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan RI atau Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Danang Waskito, memuji berbagai inovasi yang dihadirkan PCIM Malaysia dalam penyelenggaraan kurban tahun ini, termasuk penyediaan kids corner sebagai sarana edukasi anak-anak selama kegiatan berlangsung.
“Kami melihat ini sebagai bentuk dakwah yang baik dan berkemajuan. Ide-ide seperti ini memberikan citra positif bagi Muhammadiyah dan Indonesia di Malaysia,” kata Danang.
Ia juga memberikan penghargaan khusus kepada para panitia yang bekerja hingga dini hari demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar.
“Kepada panitia yang semalam masih mengasah pisau (ngungkal lading), bekerja keras memastikan semuanya siap, semoga ini menjadi amal ibadah bagi bapak dan ibu semua,” tambahnya.
Menurut Danang, ibadah kurban bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi momentum untuk memperkuat rasa syukur dan meningkatkan kualitas ketakwaan. Ia turut mengapresiasi distribusi daging kurban yang menyasar berbagai lapisan masyarakat.
“Ini adalah manifestasi kita sebagai rahmatan lil ‘alamin. Islam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Fakta bahwa daging kurban ini akan sampai kepada teman-teman Rohingya, warga lokal Malaysia, hingga PMI menunjukkan bahwa Muhammadiyah dan kita semua mempraktikkan Islam yang membawa rahmat bagi semesta alam,” tegasnya.
Ketua PCIM Malaysia, Fauzi Fatkhur, menjelaskan bahwa Iduladha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga refleksi spiritual atas keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. dalam menjalankan perintah Allah SWT.
“Kurban ini nanti akan kami salurkan kepada masyarakat setempat, pengungsi Rohingya, orang asli di Gombak, serta tenaga kerja Indonesia di Malaysia. Penyalurannya dilakukan melalui ranting-ranting kami di berbagai wilayah Malaysia,” ujarnya.
Fauzi menambahkan, pelaksanaan kurban tahun ini terasa istimewa karena mendapat dukungan penuh dari KBRI Kuala Lumpur. Distribusi daging kurban dilakukan melalui jaringan Pimpinan Ranting Istimewa Muhammadiyah (PRIM), termasuk menyasar komunitas marginal seperti orang asli di kawasan Gombak.
Kegiatan tersebut turut melibatkan berbagai organisasi otonom dan lembaga Muhammadiyah, seperti ‘Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), LAZISMU, Lembaga Resiliensi Bencana (LRB)/MDMC, dan Tapak Suci, serta didukung sejumlah mitra teknis dan logistik.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow