Muhammadiyah Taiwan Bagikan Masker dari Indonesia
TAIWAN — Seiring dengan imbauan dari pemerintah Taiwan agar setiap orang di seluruh Taiwan mengenakan masker ketika bepergian ke tempat-tempat umum, tingkat kebutuhan masker pun meningkat.
Kebijakan itu berimbas pada jumlah ketersediaan masker yang dijual di toko-toko. Di beberapa kota di Taiwan, para WNI kesulitan mendapatkan masker. Utamanya di toko-toko seperti 7-11, Familymart dan toko retail lainnya. Kalaupun ada hanya dibatasi maksimal 3 buah.
Pemerintah Taiwan saat ini sedang berusaha memaksimalkan produksi maskernya untuk mencukupi kebutuhan tersebut.
Melihat situasi tersebut, Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan membantu pengadaan masker tersebut.
Menurut Ketua PCIM Taiwan, Andi Azhar, tim Muhammadiyah Taiwan dibantu MDMC dan Lazismu PP Muhammadiyah menyediakan 4 ribu lembar masker, yang dibawa ke Taiwan pada Sabtu, 1 Februari 2020.
Sebanyak 4 ribu masker dibawa Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiah (PCIA) Taiwan.
Masker-masker itu akan dibagikan secara gratis ke semua kota yang menjadi kantong-kantong keberadaan WNI di Taiwan.
Dan, pendistribusian masker itu akan dilakukan serempak mulai hari Ahad (2/2/2020) oleh para kader di Ranting-ranting Muhammadiyah se-Taiwan.
Ke depan, PCIM Taiwan akan terus berupaya mendatangkan 4-6 ribu lembar masker lagi pada minggu kedua Februari 2020 untuk membantu ketersediaan masker bagi WNI di Taiwan.
Menurut Andi, kesulitan dari pengadaan masker ini terletak pada siapa yang akan membawanya ke Taiwan. “Mengingat beberapa mahasiswa baru akan kembali ke Taiwan pada akhir Februari,” kata Andi.
Padahal, tingkat kebutuhan terhadap masker pada hari-hari ini cukup tinggi. Untuk itu, PCIM Taiwan melalui Lazismu Taiwan segera membuka penggalangan dana atau donasi guna pengadaan masker ini. Adapun penggalangan dana akan mulai dilakukan hari Ahad (2/2/2020). (Tim Media Center PCIM Taiwan)
What's Your Reaction?
-
Like
-
Dislike
-
Funny
-
Angry
-
Sad
-
Wow