LSB Muhammadiyah Gelar Rakernas 2026, Bahas Penguatan Seni Budaya sebagai Media Dakwah
JAKARTA — Lembaga Seni Budaya (LSB) Pimpinan Pusat Muhammadiyah akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada 10–12 Juli 2026 di Jakarta. Agenda tersebut akan membahas penguatan peran seni dan budaya sebagai bagian dari gerakan dakwah Muhammadiyah.
Ketua LSB PP Muhammadiyah, Gunawan Budianto, menyampaikan bahwa persiapan Rakernas telah mencapai sekitar 90 persen. Persiapan tersebut dilakukan oleh Sekretariat LSB PP Muhammadiyah bersama LSB Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta sebagai tuan rumah.
“Seluruh persiapan Rakernas, mulai dari agenda pembukaan, rangkaian pentas seni, maupun agenda persidangan telah mencapai sekitar 90 persen,” ujar Gunawan.
Pembukaan Rakernas dijadwalkan berlangsung di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Kamis (9/7), dan akan dibuka oleh Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir. Sejumlah tokoh juga dijadwalkan hadir, di antaranya Sekretaris Umum PP Muhammadiyah sekaligus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Abdul Mu’ti, Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi M. Fauzan, serta sineas Hanung Bramantyo.
Selain menjadi forum konsolidasi organisasi, pembukaan Rakernas juga akan menampilkan berbagai pertunjukan seni budaya Muhammadiyah. Beberapa pertunjukan yang disiapkan antara lain musik, tari, serta pagelaran Lenong Betawi “Lela Oh Lela” dengan menghadirkan Abdul Mu’ti sebagai bintang tamu.
Menurut Gunawan, rangkaian pertunjukan tersebut menjadi upaya untuk menunjukkan bahwa seni budaya memiliki peran penting dalam gerakan dakwah Muhammadiyah.
“Melalui pertunjukan seni ini, kami ingin menunjukkan bahwa seni budaya merupakan bagian penting dari gerakan dakwah Muhammadiyah,” katanya.
Pada hari kedua, Rakernas akan dilanjutkan dengan sidang yang membahas sejumlah isu strategis, di antaranya peluang pendirian program studi seni di Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA), penguatan seni dan budaya sebagai media dakwah, serta perkembangan program LSB di berbagai wilayah Indonesia.
Melalui Rakernas ini, LSB PP Muhammadiyah berharap seni dan budaya dapat semakin memiliki posisi strategis sebagai instrumen dakwah yang mampu menjangkau masyarakat lebih luas.
“Harapan kami setelah Rakernas, sektor seni dan budaya semakin menjadi alternatif dakwah yang potensial serta menjadi soft tools dalam memperkuat gerakan Persyarikatan Muhammadiyah,” pungkas Gunawan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow