News

News

MediaMU.COM

May 29, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
Haedar Nashir: Muhammadiyah Ada Karena Panggilan Ilahi, Tak Akan Lelah Bangun Peradaban Timur Tengah Memanas, Dubes RI untuk Lebanon Soroti Dampak Bagi Stabilitas Global MTT PWM DIY Gelar Pelatihan Penentuan Arah Kiblat Metode Rashdul Qiblat Resmi Dikukuhkan, Dua Guru Besar UMY Teliti Anomali Psikologis Pelajar Revisi UU Penyiaran Mengkhawatirkan, Ilmu Komunikasi UMY Serukan Penghentian Perkuat Kolaborasi Internasional, UMY Teken MoU Dengan Provinsi Tawi-Tawi, Filipina Dosen UMY Raih Penghargaan Terbaik 1 Bidang Kesehatan dalam Anugerah Academic Leader 2024 Tasyakur Milad 107 ‘Aisyiyah, PWM DIY Harap ‘Aisyiyah Punya TK ABA Unggulan Ratusan Kader ‘Aisyiyah DIY Hadiri Tasyakur Milad ke-107: Refleksi Perjalanan Panjang ‘Aisyiyah Ridwan Furqoni Dukung Dakwah Inklusi ‘Aisyiyah untuk Jangkau Semua Kalangan Rachmawati Husein: Dakwah Kemanusiaan ‘Aisyiyah adalah Upaya Mengentaskan Keyatiman Dosen Ilmu Pemerintahan UMY: Muhammadiyah Dibutuhkan Dalam Penanganan Isu Kemanusiaan Sah! Inilah Susunan Personel DPP IMM Periode 2024-2026 Soroti Fenomena Feminisida, Tri Hastuti: 'Aisyiyah Dorong Relasi Sosial Tanpa Kekerasan UMY Kembali Gelar Kampanye Kesehatan Mental “Stop Bullying dan Kekerasan Seksual” Kolaborasi Lazismu, MPKU, dan USAID Sediakan Rumah Singgah bagi Ibu Hamil Pesan Haedar Nashir di Hari Kebangkitan Nasional: Momentum Menegakkan Kedaulatan Indonesia Tidak Biasa! Milad 107 Aisyiyah Diperingati dengan Berlari Bareng Sejauh 10,7 Km Kenal Dekat dengan PRM UGM: PRM Berbasis PTN yang Pertama di Yogya Inilah Pentingnya Keberadaan Ranting untuk Dakwah Muhammadiyah

FOKAL IMM DIY: Berhentikan Pegawai BRiN yang Provokatif

YOGYA – Forum Komunikasi Alumni (FOKAL) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Daerah Istimewa Yogyakarta (IMM DIY) turut mengecam keras ASN Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) yang menghina dan mengancam akan membunuh warga Muhammadiyah melalui postingan status di akun media sosialnya lantaran perbedaan waktu Hari Raya Idul Fitri 1444 H.

Menurut Ketua FOKAL IMM DIY Mohammad Saleh Tjan melalui pernyataan sikapnya, apa yang dilakukan oleh Andi Pangerang Hasanuddin (APH) dan Thomas Djamaluddin (TD) sangat provokatif dan berpotensi memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.

“Tindakan provokatif yang dilakukan Andi Pangerang Hasanuddin (APH) dan Thomas Djamaluddin (TD) di media sosial memecah persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia, terlebih dilakukan oleh seorang peneliti BRIN yang juga ASN,” ujar Saleh.

FOKAL IMM DIY menilai, tindakan yang dilakukan oleh APH dan TD merupakan sikap yang dilakukan dengan sadar dan tergolong tindakan pidana melanggar UU ITE dan KUHP, yaitu menyebarkan ujaran kebencian sebagaimana diatur dalam pasal 28 ayat (2) dan pasal 24 ayat (2) UU ITE serta KUHP pasal 369.

“Untuk itu kami mendesak POLRI agar mengusut tindak pidana yang dilakukan oleh APH atas pelanggaran UU ITE dan KUHP,” lanjut Saleh.

BRIN sebagai lembaga terdepan bidang riset, kata Saleh, harus mengedepankan prinsip dan sikap keilmuan yang ilmiah dan objektif bukan memelihara orang yang tuna etika, tuna moral dan dungu dengan mengancam membunuh karena perbedaan di panggung kuasa.

Untuk itu, FOKAL IMM DIY turut mendesak agar Ketua BRIN dan Menteri PAN-RB menindak tegas APH sebagai peneliti BRIN dan ASN yang berbicara tanpa ilmu serta tindakan premanisme dan provokatif mengancam pembunuhan dan TD yang mengatakan Muhammadiyah tidak taat pada putusan pemerintah masih minta fasilitas salat ‘Ied dan pemerintah pun memberikan fasilitas.

“Maka kami mendesak agar memberhentikan APH dan TD dari ASN dan peneliti BRIN,” imbuh Saleh.

Di akhir pernyataan sikap, FOKAL IMM DIY mengajak kepada semua elemen bangsa terutama para elit bangsa untuk bersama-sama menyusun batu bata peradaban demokrasi baru Indonesia yang lebih bermartabat di 2024 untuk kemajuan demokrasi Indonesia. (*)


Wartawan: Dzikril Firmansyah

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here