News

News

MediaMU.COM

Jul 17, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
PCM Kalasan Jadikan Tahun Baru Hijriah Sebagai Momen Refleksi dan Penguatan Dakwah Muhammadiyah Agus Taufiqurrahman: Jika Otak Pintar dan Akhlak Baik Disatukan, Indonesia akan Maju Arif Jamali Muis: Center of Excellent Muhammadiyah Dimulai dari Gunungkidul Prihatin Kondisi Pengelolaan Sampah Ternate, Pemuda Lintas Iman Susun Rekomendasi untuk Pemerintah Ternate Guru Besar UAD Bicarakan Tantangan Kosmetik Halal di International Pharmacy Summer School UMY Ketua PPNI Bireuen Apresiasi Atas Berhasilnya Ummah Raih Akreditasi Baik Sekali  Dorong Peningkatan Ekonomi Umat, Lazismu Pusat Dan PWM Aceh Kerjasama Dengan Bank Danamon Syariah  Selamat Jalan Bu Ahang, Kami Semua Ikhlas PWA DIY Gelar EMKAES TOP, Upayakan Bersama Kebahagian Lansia Ibu Nahar Miladi Dimakamkan, Satu Lokasi dengan Mantan Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Nahar Miladi Mahasiswa UMY Kembangkan Ekstrak Kulit Pohon Bangkal untuk Obati Kanker Payudara Anak Muda Mengaji: Inovasi AMM Depok dalam Kegiatan Mengaji untuk Gen-Z KABAR DUKA: Istri Sekretaris PWM DIY Meninggal Dunia  Gelar Pelatihan Jurnalistik, MPI DIY Siapkan Aktivis Media Muhammadiyah di Daerah dan Cabang Rayakan Milad ke-22 Tahun, Lazismu Siap Berkontribusi Pada Pembangunan Berkelanjutan Penuhi Undangan Dialog Yayasan Kristen, Haedar Nashir Bicara Gagasan Moderasi Beragama Agung Danarto: Muhammadiyah Butuh Kader Berkualitas Untuk Umat, Bangsa, dan Manusia Dalam Apel Akbar Nasional Kokam, Haedar Nashir Tegaskan Kiprah Muhammadiyah untuk Bangsa Upayakan Penanganan Bullying di Kalangan Pelajar, PP IPM Gelar Sekolah Adil Gender

Bentrok di Masjidil Aqsa, Muhammadiyah Kecam Israel yang Halangi Warga Palestina Salat Tarawih

ilustrasi Masjidil Aqsa di malam hari. foto: detik.com

JAKARTA - Polisi Israel memblokade dan menghalangi ratusan warga Palestina yang hendak menunaikan salat Tarawih di Masjidil Aqsa hingga menimbulkan bentrok. Merespons hal ini Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Prof. Dadang Kahmad, mengutuk tindakan represif polisi tersebut.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada Selasa (12/3), Dadang menyatakan kecaman atas perilaku kejam dan intoleran pemerintah Israel terhadap warga Palestina, menggambarkan mereka sebagai contoh manusia yang kehilangan sifat kemanusiaannya.

"Dalam tindakan represif ini, pemerintah Israel telah melanggar hak asasi manusia dengan melarang warga Palestina beribadah, yang merupakan contoh radikalisme tingkat tinggi," kata Prof Dadang di hadapan media pada Selasa (12/3).

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Prof Abdul Mu’ti, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, yang mengecam keras tindakan polisi Israel di Masjid Al-Aqsa sebagai tindakan yang keterlaluan dan tidak bisa dibenarkan.

Prof Mu’ti menekankan perlunya tindakan serius dari komunitas internasional untuk menghentikan kekerasan yang dilakukan oleh militer Israel terhadap warga Palestina.

"Upaya internasional yang lebih serius diperlukan untuk mengakhiri segala bentuk kekerasan oleh militer Israel terhadap bangsa Palestina," tambahnya.

Seperti yang dilaporkan Anadolu Agency dan The Times of Israel, polisi Israel melakukan blokade di Masjid Al-Aqsa saat ratusan warga Palestina hendak melakukan shalat Tarawih pertama di bulan Ramadan 1445H. Mereka bahkan memukuli beberapa warga dan menghalangi mereka memasuki masjid pada Selasa (12/3).

Saksi mata melaporkan bahwa polisi Israel hanya memperbolehkan perempuan dan laki-laki di atas 40 tahun untuk memasuki Masjid Al-Aqsa, sementara banyak warga Palestina yang datang untuk menunaikan ibadah shalat Tarawih di tempat itu.

Beredar pula video dan gambar yang menunjukkan sekelompok pemuda Muslim yang dicegah masuk ke kompleks Al-Aqsa melakukan salat di gang-gang menuju area tersebut dan di luar tembok Kota Tua. Harian Haaretz juga melaporkan bahwa beberapa pemuda Palestina berhasil masuk ke kompleks tersebut bersama orang tua mereka atau ketika polisi memperlonggar prosedur masuk karena tekanan dari penghalang di pintu masuk.

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here