Abdul Mu’ti: Indonesia Sedang Demam Muhammadiyah
BANTUL — Muhammadiyah Jogja Expo #2 menghadirkan Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. H. Abdul Mu’ti, M.Ed. dalam Tabligh Akbar di Masjid Islamic Center Kampus Utama Universitas Ahmad Dahlan (UAD), Ahad (9/10). Tabligh Akbar ini juga termasuk dalam rangkaian Syiar Muktamar Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah ke-48 oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Yogyakarta.
Acara ini berhasil menarik banyak atensi jama’ah, terlihat dari banyaknya jamaah yang hadir memenuhi Islamic Center, bahkan sampai hampir meluber keluar masjid.
Abdul Mu’ti, M.Ed., mengutarakan kebahagiaannya berada di Jogja. Hal itu dikarenakan dari sinilah Muhammadiyah lahir sebagai gerakan yang membawa spirit kemajuan dimana spirit ini tidak hanya berhenti sampai di kota ini, namun juga melebar mendunia, paling tidak di 28 negara di dunia.
Abdul Mu’ti juga berucap penuh kekaguman terhadap Muhammadiyah dalam beberapa bulan terakhir sebelum menyambut Muktamar. “Indonesia menurut bahasa saya, seperti sedang demam Muhammadiyah. Karena syiar muktamar sedang diselenggarakan di berbagai tempat, di mana tidak hanya euforianya yang terasa namun juga manfaatnya bagi masyarakat luas,” ucapnya di depan jamaah.
Dalam menyukseskan muktamar, warga Muhammadiyah tetap memiliki spirit dan ghiroh yang besar untuk bergembira menyambutnya, meskipun sebelumnya terkendala Covid-19 selama 2 tahun. “Nyatanya Muhammadiyah tetap aktif melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Mu’ti.
Abdul Mu’ti dalam acara ini menjelaskan Muhammadiyah saat itu hadir sebagai institusi yang membantu menyelesaikan masalah selama Covid-19 berlangsung maupun pasca lewat berbagai amal usahanya.
Lalu, kaitannya dengan amal shalih, KH. Ahmad Dahlan sebelumnya telah melakukan reinterpretasi amal sholeh dan mentransformasikan sebagai sebuah gerakan yang menghasilkan amal usaha muhammadiyah saat ini. Amal shalih dan iman inilah yang menjadi bagian dari spirit pembaharuan Muhammadiyah.
Terkait dengan Muktamar, Abdul Mu’ti mengungkap, jika pada November nanti, diprediksi yang akan hadir dalam acara tersebut antara 2-3 juta orang. Dirinya juga menghimbau untuk nantinya semua warga Muhammadiyah mewujudkan Muktamar yang berkeadaban dan yang bersih.
“Bersih disini yaitu bersih lingkungannya, bersih dari money politik dan bersih dari intrik,” jelasnya.
Sebelumnya, Ketua PDM Kota Yogyakarta, Drs. H. Akhid Widi Rahmanto dalam sambutannya, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Prof Abdul Mu’ti dan para hadirin yang berkenan hadir mengikuti Tabligh Akbar, walaupun Jogja sedang dilanda hujan gerimis sedari subuh tadi.
“Ini sudah masuk agenda ke 5 dari 16 agenda, terimakasih untuk para jama’ah yang telah datang menyemarakkan Syiar Muktamar kali ini, kedepannya tetap harus Tholabul Ilmi, menuntut ilmu,” ungkap Akhid. (*)
Wartawan: Dzikril Firmansyah
What's Your Reaction?
-
Like
-
Dislike
-
Funny
-
Angry
-
Sad
-
Wow