<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:admin="http://webns.net/mvcb/" xmlns:rdf="http://www.w3.org/1999/02/22-rdf-syntax-ns#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/">
    <channel>
        <title>MediaMU.COM &amp; Bisnis</title>
        <link>https://news.mediamu.com/bisnisrss/category/bisnis</link>
        <description>MediaMU.COM &amp; Title: Bisnis</description>
        <dc:language>id</dc:language>
        <dc:rights>Jl. Gedongkuning No.130 B, Rejowinangun, Kec. Kotagede, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55171</dc:rights>
                                                    <item>
                    <title>Senior Internet Marketers Ajak Pengusaha Muhammadiyah Beralih ke Iklan Digital Cerdas</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/senior-internet-marketers-ajak-pengusaha-muhammadiyah-beralih-ke-iklan-digital-cerdas</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/senior-internet-marketers-ajak-pengusaha-muhammadiyah-beralih-ke-iklan-digital-cerdas</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN —</strong> Tantangan dunia periklanan digital kian kompleks seiring meningkatnya persaingan dan perubahan perilaku pasar yang sangat cepat. Banyak pelaku bisnis mengeluhkan anggaran iklan yang terus terkuras tanpa hasil signifikan. Kondisi ini mendorong lahirnya pendekatan baru dalam pengelolaan iklan digital yang lebih adaptif dan efisien.</p><p>Senior Internet Marketers, Rohmat Rizky Saputra, dalam Kopdar Akbar SUMU 2026 hari Ahad (1/2) pada sesi <em>workshop</em> bertemakan "<em>Demo Tools</em> untuk Mempermudah di Meta dan dapatkan <em>Produk Winning</em>" menilai bahwa masalah utama iklan digital saat ini bukan semata pada besaran anggaran, melainkan pada sistem dan strategi yang masih dijalankan secara manual. </p><p>“Saat ini kita hidup di era perang iklan. Kalau masih mengandalkan cara manual, pelaku bisnis akan terus tertinggal karena sistem tersebut lambat merespons perubahan pasar,” ujarnya.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/1156981a72163477.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="135743" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 03 Feb 2026 07:46:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Perdana, SUMU Luncurkan dan Gelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/perdana-sumu-luncurkan-dan-gelar-workshop-blockchain-untuk-pengusaha-muhammadiyah</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/perdana-sumu-luncurkan-dan-gelar-workshop-blockchain-untuk-pengusaha-muhammadiyah</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) meluncurkan dan menggelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah pada Sabtu (31/1). Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) 2026 yang berlangsung di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN — </strong>Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) meluncurkan dan menggelar Workshop Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah pada Sabtu (31/1). Ini merupakan bagian dari rangkaian acara Kopdar Akbar Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) 2026 yang berlangsung di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.</p><p>Workshop tersebut mengusung tema “Blockchain untuk Pengusaha Muhammadiyah: Urgensi, Inovasi, dan Implementasi”, dengan tujuan meningkatkan pemahaman para pelaku usaha Muhammadiyah terhadap teknologi blockchain sebagai infrastruktur digital baru. Teknologi ini dinilai memiliki potensi besar dalam memperkuat transparansi, efisiensi, serta daya saing usaha di era ekonomi digital.</p><p>Koordinator Nasional Serikat Blockchain Muhammadiyah, Jodhi Adhikaprana Sardjono, menjelaskan bahwa workshop ini dirancang tidak hanya sebagai forum pengenalan teknologi, tetapi juga sebagai ruang literasi dan diskusi strategis yang kritis dan reflektif terhadap blockchain.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/11697f35b661a32.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="862679" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Sun, 01 Feb 2026 11:15:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                                                                <item>
                    <title>Ilham Taufiq Dorong Pengusaha Muhammadiyah Raih Rp1 Miliar Pertama Lewat Social Commerce</title>
                    <link>https://news.mediamu.com/ilham-taufiq-dorong-pengusaha-muhammadiyah-raih-rp1-miliar-pertama-lewat-social-commerce</link>
                    <guid>https://news.mediamu.com/ilham-taufiq-dorong-pengusaha-muhammadiyah-raih-rp1-miliar-pertama-lewat-social-commerce</guid>
                    <description>
                                                    <![CDATA[ SLEMAN — Praktisi internet marketers dan startup builder, Ilham Taufiq, mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) untuk meraih omzet Rp 1 miliar pertama melalui pemanfaatan social commerce yang terstruktur dan berkelanjutan. ]]>
                                            </description>
                    <content:encoded>
                        <![CDATA[ <p><strong>SLEMAN</strong> <strong>—</strong> Praktisi <em>internet marketers</em> dan <em>startup builder</em>, Ilham Taufiq, mendorong para pengusaha yang tergabung dalam Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) untuk meraih omzet Rp 1 miliar pertama melalui pemanfaatan <em>social commerce</em> yang terstruktur dan berkelanjutan.</p><p>Ajakan tersebut disampaikan Ilham yang juga menjabat sebagai Koordinator Nasional Serikat IMERS Muhammadiyah dalam sesi workshop bertajuk “<em>Framework &amp; Strategy Social Commerce</em>” pada rangkaian Kopdar Akbar SUMU 2026 di Graha Kinasih Kaliurang, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 31 Januari–1 Februari 2026.</p><p>Dalam paparannya, Ilham membagikan kerangka kerja praktis bagi pelaku bisnis digital agar mampu membangun usaha yang tidak hanya bertumbuh cepat, tetapi juga memiliki fondasi yang kokoh hingga mencapai skala miliaran rupiah. Materi tersebut disusun berdasarkan pengalaman lapangan serta pemetaan karakteristik pelaku Internet Marketing dan E-Commerce Social (IMERS) di Indonesia.</p> ]]>
                    </content:encoded>
                                                                                        <enclosure url="http://www.mediamu.com/media/images/2026/02/1156981a72e54810.jpeg?location=1&amp;amp;width=&amp;amp;height=&amp;amp;quality=100&amp;fit=1" length="70000" type="image/jpeg" />
                                        <pubDate>Tue, 03 Feb 2026 07:42:00 +0700</pubDate>
                    <dc:creator>Dzikril Firmansyah</dc:creator>
                                                                    <media:keywords>
                                                                                                            </media:keywords>
                                    </item>
                        </channel>
</rss>